Cara Sholat yang Benar: Panduan 5 Waktu Langkah demi Langkah
Quick Answer
Sholat dikerjakan dengan: niat, takbiratul ihram (Allahu Akbar), berdiri/kiyam (Iftitah + Al-Fatihah + surat), rukuk (Subhâna Rabbiyal-'Azîm × 3), dua sujud (Subhâna Rabbiyal-A'lâ × 3), tasyahud/duduk (Tasyahud, sholawat Allahumma Salli, Allahumma Barik, doa Rabbanâ) dan diakhiri salam. Menurut mazhab Syafi'i, membaca Al-Fatihah adalah rukun yang WAJIB pada SETIAP rakaat bagi setiap orang, termasuk makmum. Jumlah rakaat fardhu tiap waktu: Subuh 2, Zuhur 4, Asar 4, Magrib 3, Isya 4. Syarat sah harus terpenuhi lebih dulu: berwudu, menghadap kiblat, menutup aurat, dan niat.
Step-by-Step Summary
- 1Niat: Berniat di dalam hati untuk mengerjakan sholat [waktu] karena Allah. Niat wajib di dalam hati; melafazkan niat (usholli...) hukumnya sunah (mustahab) menurut tradisi Syafi'i di Indonesia.
- 2Takbiratul Ihram: Mengangkat kedua tangan sejajar bahu (ujung jari setinggi telinga) sambil mengucap 'Allahu Akbar', lalu bersedekap dengan meletakkan tangan di bawah dada di atas pusar.
- 3Doa Iftitah: Membaca 'Sübhâneke Allâhümme ve bi-hamdik, ve tebârakesmük, ve teâlâ ceddük, ve lâ ilâhe ğayruk' (atau doa iftitah lain yang sahih).
- 4Ta'awudz + Al-Fatihah: Membaca 'Eûzü billâhi mineşşeytânirracîm. Bismillâhirrahmânirrahîm' lalu Surat Al-Fatihah. Basmalah adalah bagian dari Al-Fatihah dalam mazhab Syafi'i. Al-Fatihah WAJIB dibaca pada setiap rakaat.
- 5Membaca Surat: Setelah Al-Fatihah, dibaca satu surat pendek atau minimal 3 ayat dari Al-Qur'an (hanya pada 2 rakaat pertama).
- 6Rukuk: Mengucap 'Allahu Akbar' (disunahkan mengangkat tangan/raf'ul yadain) lalu membungkuk dengan punggung lurus, kedua tangan memegang lutut, membaca 'Subhâna Rabbiyal-'Azîm' 3 kali.
- 7I'tidal: Bangkit dari rukuk sambil mengucap 'Semiallâhü li-men hamideh' (disunahkan mengangkat tangan), lalu berdiri tegak membaca 'Rabbanâ leke'l-hamd'.
- 8Sujud Pertama: Mengucap 'Allahu Akbar' lalu sujud. Dahi dan hidung menyentuh lantai. Membaca 'Subhâna Rabbiyal-A'lâ' 3 kali.
- 9Duduk di Antara Dua Sujud: Duduk sejenak di antara dua sujud sambil membaca doa 'Rabbighfir lî' (duduk iftirasy).
- 10Sujud Kedua: Mengucap 'Allahu Akbar' lalu sujud kembali. Membaca 'Subhâna Rabbiyal-A'lâ' 3 kali. Satu rakaat telah selesai.
- 11Tasyahud Akhir: Pada rakaat terakhir, setelah sujud dilakukan duduk. Dibaca Tasyahud (Ettahiyyatü), sholawat Allahumma Salli, Allahumma Barik, dan doa Rabbanâ.
- 12Salam: Mengucap 'Esselâmü aleyküm ve rahmetullah' menoleh ke kanan lalu ke kiri. Sholat pun selesai.
Sholat, Tiang Agama
Sholat adalah salah satu dari 5 rukun Islam dan dalam sabda Nabi ﷺ disebut sebagai "tiang agama" (HR. Baihaqi). Ibadah yang dikerjakan umat Islam 5 waktu setiap hari ini adalah sarana pembersihan jiwa sekaligus jalan menjalin hubungan langsung dengan Allah.
"Sesungguhnya sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
— QS. An-Nisa: 103
Syarat-Syarat Sebelum Sholat
Hal-hal yang harus dipenuhi sebelum mengerjakan sholat:
| # | Syarat | Keterangan | |---|------|----------| | 1 | Wudu | Suci dari hadas — wudu adalah syarat sah | | 2 | Suci dari najis | Badan, pakaian, dan tempat sholat bersih dari najis | | 3 | Menutup aurat | Aurat tertutup (laki-laki: antara pusar dan lutut; perempuan: seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan) | | 4 | Menghadap kiblat | Menghadapkan wajah ke arah Ka'bah | | 5 | Masuk waktu | Waktu sholat telah tiba | | 6 | Niat | Berniat di dalam hati sholat apa yang dikerjakan |
Sholat 5 Waktu dan Jumlah Rakaatnya
Tabel berikut menampilkan rakaat fardhu beserta sholat sunah rawatib yang muakkad menurut mazhab Syafi'i (jumlah sunah dapat bervariasi):
| Waktu | Sunah (Qabliyah) | Fardhu | Sunah (Ba'diyah) | Witir | |-------|---------------|----------|----------------|-------| | Subuh | 2 | 2 | — | — | | Zuhur | 2 | 4 | 2 | — | | Asar | 4* | 4 | — | — | | Magrib | — | 3 | 2 | — | | Isya | 2* | 4 | 2 | 1–3 |
*Sunah ghairu muakkad (kurang ditekankan).
Total fardhu harian: 17 rakaat
Tata Cara Sholat (Rinci)
Struktur Rakaat
Setiap satu rakaat terdiri dari langkah berikut:
- Berdiri (Kiyam) → Doa Iftitah + Al-Fatihah + Surat
- Rukuk → Subhâna Rabbiyal-'Azîm × 3
- Sujud Pertama → Subhâna Rabbiyal-A'lâ × 3
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud Kedua → Subhâna Rabbiyal-A'lâ × 3
Setelah rakaat pertama selesai, berdiri untuk rakaat kedua. Pada 2 rakaat pertama dibaca Al-Fatihah + surat, sedangkan pada rakaat berikutnya cukup Al-Fatihah (namun Al-Fatihah tetap WAJIB di setiap rakaat menurut mazhab Syafi'i).
Catatan mazhab: Berbeda dengan mazhab Hanafi yang membolehkan makmum tidak membaca Al-Fatihah (cukup mendengarkan imam), dalam mazhab Syafi'i membaca Al-Fatihah adalah rukun yang wajib bagi setiap orang, termasuk makmum, pada setiap rakaat.
Mengangkat Tangan (Raf'ul Yadain)
Menurut mazhab Syafi'i, mengangkat kedua tangan (raf'ul yadain) hukumnya sunah pada empat tempat: saat takbiratul ihram, ketika hendak rukuk, ketika bangkit dari rukuk (i'tidal), dan ketika berdiri dari tasyahud awal.
Duduk (Tasyahud)
-
Pada rakaat kedua (tasyahud awal, duduk iftirasy)
- Dibaca Tasyahud (Ettahiyyatü) hingga sholawat atas Nabi
- Lalu berdiri untuk rakaat berikutnya
-
Pada rakaat terakhir (tasyahud akhir, duduk tawarruk)
- Ettahiyyatü
- Allahumme Salli alâ Muhammed
- Allahumme Bârik alâ Muhammed
- Doa Rabbenâ âtinâ fi'd-dünyâ haseneten...
- Salam (ke kanan lalu ke kiri)
Bacaan-Bacaan dalam Sholat
Doa Iftitah:
Sübhâneke Allâhümme ve bi-hamdik, ve tebârakesmük, ve teâlâ ceddük, ve lâ ilâhe ğayruk.
(Maha Suci Engkau, ya Allah, dan segala puji bagi-Mu. Maha Berkah nama-Mu. Maha Tinggi keagungan-Mu. Tidak ada tuhan selain Engkau.)
Ta'awudz + Basmalah:
Eûzü billâhi mineşşeytânirracîm. Bismillâhirrahmânirrahîm.
Surat Al-Fatihah: (Teks lengkapnya) — dibaca pada setiap rakaat.
Saat Rukuk:
Subhâna Rabbiyal-'Azîm. (× 3)
Saat Sujud:
Subhâna Rabbiyal-A'lâ. (× 3)
Tasyahud (Ettahiyyatü):
Ettahiyyâtü lillâhi vessalevâtü vettayyibât. Esselâmü aleyke eyyühennebiyyü ve rahmetüllâhi ve berakâtüh. Esselâmü aleynâ ve alâ ibâdillâhissâlihîn. Eşhedü en lâ ilâhe illallâh ve eşhedü enne Muhammeden abdühû ve resûlüh.
Sholawat (Allahumme Salli):
Allâhümme salli alâ Muhammedin ve alâ âli Muhammed, kemâ salleyte alâ İbrâhîme ve alâ âli İbrâhîm. İnneke hamîdün mecîd.
Allahumme Bârik:
Allâhümme bârik alâ Muhammedin ve alâ âli Muhammed, kemâ bârekte alâ İbrâhîme ve alâ âli İbrâhîm. İnneke hamîdün mecîd.
Doa Rabbenâ:
Rabbenâ âtinâ fi'd-dünyâ haseneten ve fi'l-âhirati haseneten ve kınâ azâbe'n-nâr.
Salam:
Esselâmü aleyküm ve rahmetullah. (Ke kanan lalu ke kiri)
Perbedaan Gerakan Laki-Laki dan Perempuan
Bacaan dan surat yang dibaca sama bagi laki-laki dan perempuan. Namun dari sisi posisi tubuh ada beberapa perbedaan:
| Gerakan | Laki-Laki | Perempuan | |---------|-------|-------| | Mengangkat tangan (takbir) | Setinggi telinga | Setinggi bahu | | Bersedekap | Di bawah dada di atas pusar | Lebih merapat, di atas dada | | Rukuk | Punggung lurus, jari terbuka | Membungkuk lebih sedikit, jari rapat | | Sujud | Lengan terbuka, jauh dari perut | Lengan merapat ke tubuh | | Duduk | Kaki kiri dibentangkan, kaki kanan tegak | Kedua kaki dikeluarkan ke kanan, duduk ke lantai |
Menurut mazhab Syafi'i, perempuan dianjurkan merapatkan anggota tubuhnya ketika rukuk dan sujud untuk lebih menjaga aurat.
Tips Praktis
- Untuk pemula: Mulailah dengan membiasakan sholat Subuh (2 rakaat — paling pendek) secara rutin
- Belajar makna: Pelajari dulu arti bacaannya, lalu hafalkan lafaz Arabnya
- Cek waktu: Ketahui jadwal sholat kotamu dari halaman Jadwal Sholat
- Arah kiblat: Temukan kiblat lewat aplikasi; di Indonesia arahnya ke barat/barat laut
- Pengulangan: Saat pertama belajar, kerjakan dengan cara yang sama selama 2 minggu agar hafal
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ada waktu sholat yang terlewat, apa yang harus saya lakukan?
Anda perlu mengqadha sholat yang terlewat. Setiap sholat fardhu yang tidak dikerjakan setelah masuk waktunya menjadi utang yang harus ditunaikan. Sholat qadha boleh dikerjakan kapan saja, namun pada waktu-waktu terlarang (saat matahari terbit, tepat di atas kepala, dan saat terbenam) sholat sunah tanpa sebab tidak dikerjakan.
Bagaimana mengajarkan sholat kepada anak?
Nabi ﷺ bersabda: "Perintahkan anak-anak kalian sholat pada usia 7 tahun, dan pukullah (dengan lembut/tegakkan) mereka pada usia 10 tahun." (HR. Abu Dawud). Tahapannya:
- 3-5 tahun: Biarkan anak melihat contoh ketika Anda sholat di sampingnya
- 5-6 tahun: Ajarkan niat dan takbir
- 7 tahun: Ajarkan sholat secara utuh
- 10 tahun: Biasakan sholat secara rutin (dengan kasih sayang)
Apa yang harus dilakukan jika lupa saat sholat?
Untuk kesalahan tertentu (meninggalkan sunah ab'adh, ragu jumlah rakaat, kelebihan rakaat) dilakukan sujud sahwi. Pada tasyahud akhir sebelum salam dilakukan 2 sujud, lalu duduk kembali dan salam. Ini menutupi kekurangan kecil dalam sholat.
Bagaimana jika di tempat kerja tidak sempat sholat lama?
- Jika memungkinkan, kerjakan sunah rawatib di waktu lain
- Minimal kerjakan fardhu-nya (meninggalkan sunah hanya kehilangan pahala, bukan dosa)
- Takbiratul ihram + Al-Fatihah + 1 surat pendek + rukuk + sujud + salam = satu rakaat bisa 2-3 menit
- Meninggalkan sholat sama sekali adalah dosa
Panduan Sholat di Aplikasi Nurlu
Di aplikasi Nurlu tersedia panduan sholat interaktif:
- Panduan suara langkah demi langkah untuk masing-masing sholat 5 waktu
- Pelafalan bacaan (lambat dan cepat)
- Panduan visual (terpisah untuk perempuan dan laki-laki)
- Pencatatan sholat harian (sudah/belum)
- Penghitung sholat qadha
tersedia gratis untuk Anda.
Practice with the Nurlu app
Prayer times, audio guides and daily tracking — in one app.